Sirsak dan Kanker

Semua bagian tubuh manusia memiliki potensi terserang kanker. Kecuali rambut dan kuku, seperti yang dikatakan dr. Willie Japaries MARS, seorang dokter ahli dalam penyakit kanker yang mendalami dunia pengobatan dengan cara tradisional. Pada pria paru-paru menjadi organ tubuh paling rawan terserang sedangkan pada wanita paling banyak menyerang pada payudara. Berdasarkan Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta. Pada tahun 2002 jumlah pria yang menderita penyakit kanker jumlah mencapai hingga 137 jiwa.

Pada pria umumnya disebabkan oleh kebiasaan buruk seperti merokok, polusi udara, dan lokasi kerja dekat dengan kawasan industri menjadi pemicu utama. Sementara perempuan yang terserang kanker payudara (mammae) tercatat berjumlah 532 pasien. Di Amerika Serikat sebuah fakta mengejutkan bahwa setiap tahun pengidap kanker payudara pada wanita bertambah 183.000 orang. Payudara wanita mudah terserang kanker disebabkan adanya susunan jaringan dan kelenjar lunak.

Gambar : Diagram data statistik penderita kanker

Dilihat dari diagram diatas diketahui bahwa kanker yang paling banyak menyerang pada tubuh manusia adalah kanker payudara (pada wanita) yang mencapai hasil hingga 24, 2 % dan kanker prostat (pada pria) yang mencapai angka hingga 16,9 % dari total penderita kanker yang ada. Data statistik ini bedasarkan hasil survei pada tahun 2005.

Informasi berikut yang perlu diketahui mengenai bagian-bagian tubuh manusia yang berpotensi terserang kanker mulai dari gejala, faktor resiko/penyebab hingga penanganannya yang dapat dibantu dengan sirsak,  diantaranya :

1. Kanker Otak

- Gejala : Sakit kepala dan kejang, muntah, penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran, hilang keseimbangan.

- Penyebab : Pengaruh genetika, akumulasi zat kimia tertentu seperti akrilonitril, tinta, pelarut, dan pelumas.

- Penanganan : Pembedahan dan pengangkatan.

2. Kanker Hipofaring (pada bagian tenggorokan)

- Gejala : Pembengakakan pada leher, penurunan berat badan secara dratis.

- Penyebab : Kombinasi penggunaan tembakau dan alkohol, kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kelebihan vitamin A.

- Penanganan : Pembedahan dan radiasi.

3. Kanker Rongga Hidung dari Sinus Paranasal

- Gejala : Terjadi peradangan pada hidung, hidung kaku, bengkak dan nyeri, terjadi pendarahan pada hidung.

- Penyebab : Kombinasi penggunaan tembakau dan alkohol, kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kelebihan vitamin A.

- Penanganan : Radioterapi dan radiasi.

4. Kanker Esofagus (tenggorokan)

- Gejala : Cegukan setelah makan, nyeri saat menelan, tidak bisa makan, perasan penuh di perut (perut secara melilit tajam ).

- Penyebab : Terjadi pada pria, perokok, konsumsi tinggi makanan yang diasap dan diasinkan.

- Penanganan : Pembedahan dan terapi radiasi.

5. Kanker Nasofaring (tenggorokan)

- Gejala : Pendarahan, penurunan fungsi pendengaran, nyeri pada tenggorokan, nyeri kepala.

- Penyebab : Kombinasi penggunaan tembakau dan alkohol, kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kelebihan vitamin A.

- Penanganan : Radioterapi dan pembedahan.

6. Kanker Orofaring

- Gejala : Nyeri tenggorokan, sulit bicara, adanya pertumbuhan sel kanker tanpa rasa nyeri.

- Penyebab : Kombinasi penggunaan tembakau dan alkohol, kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kelebihan vitamin A.

- Penanganan : Kombinasi radiasi preoperatif dengan pembedahan.

7. Kanker Bibir dan Rongga Mulut

- Gejala : Bengkak pada gusi, nyeri yang tidak sembuh-sembuh pada bagian sekitar mulut.

- Penyebab : Kerusakan yang terjadi pada bagian urat syaraf gigi, namun kanker bibir dan rongga mulut jarang terjadi dan hampir tidak diketahui tentang jenis kanker ini mulai dari gejala, penyebab hingga penanganan yang dapat dilakukan.

8. Kanker Laring

- Gejala : Nyeri tenggorokan, meyebar ke telinga, kualitas suara memburuk.

- Penyebab : Kombinasi penggunaan tembakau dan alkohol, kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kelebihan vitamin A.

- Penanganan : berbagai pengobatan dapat dilakukan seperti pembedahan, radiasi dll.

9. Kanker Ovarium (saluran indung telur)

- Gejala : Rasa tidak nyaman di perut.

- Penyebab : Hanya terjadi pada wanita, pertambahan usia, riwayat kanker atau faktor keturunan dari kanker payudara dan kolon (usus).

- Penanganan : Kemoterapi, radioterapi dan pembedahan.

10. Kanker Uterus (Endometrium)

- Gejala : Terjadi pendarahan pada wanita pasca menopause, darah menstruasi yang keluar dalam jumlah yang cukup banyak, siklus menstruasi yang tidak teratur.

- Penyebab : Banyak terjadi pada wanita, obesitas atau kegemukan atau kelebihan berat badan, dan diet yang tinggi, efek dari kanker payudara.

- Penanganan : Histerektomi dan kemoterapi.

11. Kanker Mulut Rahim (Serviks)

- Gejala : Nyeri perut dan punggung bagian bawah.

- Penyebab : Hanya terjadi pada wanita, bertambahnya usia, sering berganti-ganti pasangan seks, pasangan (pria) yang menderita kanker penis.

- Penanganan : Terapi lokal meliputi : biopsi, bedah beku, kauterisasi, terapi laser, dan konisasi.

12. Kanker Payudara (mammae)

- Gejala : Benjolan atau penebalan pada payudara.

- Penyebab : terjadi pada wanita, adanya faktor genetika yang memiliki riwayat kanker payudara, menstruasi di usia dini, menopause, penggunaan estrogen dalam jangka waktu yang cukup panjang dan prostegin.

- Penanganan : Radiasi dan kemoterapi.

13. Kanker Kolektoral (kolon atau usus)

- Gejala : Keluarnya darah saat buang air besar

- Penyebab : Adanya faktor penyebab lainnya dari kanker yang sudah ada sebelumnya, diet tinggi, pola hidup yang kurang sehat dan pola seksual anal (tidak sesuai aturan).

- Penanganan : Pembedahan dan kemoterapi.

Masih banyak lagi jenis kanker lainnya yang terdapat pada tiap bagian tubuh manusia yang beresiko tinggi. Kanker telah menjadi penyakit yang paling menakutkan dan mematikan sepanjang abad ini. kekhwatiran akan penyakit mematikan ini membuat separuh dari semangat para penderita kanker merasa takut dan beranggapan bahwa kanker tidak dapat disembuhkan dan mereka para penderita kanker tidak dapat menikmati kehidupan secara bebas layakanya orang yang sehat. Namun orang yang sehat belum tentu memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat dan tidak beresiko terhadap penyakit yang menakutkan.

Sirsak mempunyai hubungan yang erat dengan kanker, sirsak memang sudah diketahui dapat membunuh sel kanker jahat yang mematikan dengan daya kerja yang cukup efektif membunuh sel kanker jahat dan membiarkan sel-sel normal dalam tubuh manusia tetap sehat dan berkembang memelihara sistem kekebalan tubuh dengan baik dan optimal.

Sirsak dapat dikatakan sebagai obat herbal dan alternatif yang sangat baik untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit kanker. Sirsak lebih efektif dan cepat dalam memilih dan membasmi sel kanker daya kerja yang dimiliki sirsak 10.000 kali lipat lebih baik dibanding dengan pengobatan kemoterapi yang banyak dilakukan oleh para penderita kanker, namun memiliki efek negatif bagi kesehatan dan fungsi organ tubuh. Kemoterapi dapat menyebabkan kerontokan rambut yang begitu hebat dan pengelupasan kuku.

Sirsak tidak demikian halnya dengan pengobatan kemoterapi, penyembuhan dan penanganan dengan menggunakan daun sirsak dan bagian tanaman sirsak. Pengobatan sirsak dirasa cukup aman dan tidak menyebabkan rambut rontok dan perubahan kuku. Rasa timbul dari pengobatan yang banyak menggunakan daun sirsak ini hanyalah rasa panas/hangat pada tubuh. Sirsak dengan komponen nilai gizi dan senyawa yang sangat baik juga dapat menekan jumlah kematian akibat penyakit kanker.


=====================================

>>> Kapsul Daun Sirsak AntiKanker Untuk Membantu Pengobatan Penyakit Kanker dan Menurunkan Tekanan Darah, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Sirsak dan Kanker and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>